top of page

Carrick Hill, Adelaide: Museums and cultural landscape

  • Gambar penulis: Ajeng Arainikasih
    Ajeng Arainikasih
  • 5 Sep 2016
  • 3 menit membaca

Diperbarui: 30 Mar 2020


Fasade bagian depan Carrick Hill

Tema International Museum Day nya International Council on Museums (ICOM) tahun 2016 ini adalah 'Museums and Cultural Landscapes'. Cultural landscape maksudnya adalah suatu area geografis yang merepresentasikan kombinasi antara alam dengan campur tangan manusia, didesain dan dibuat oleh manusia, berhubungan dengan sebuah peristiwa sejarah, memiliki nilai budaya atau keindahan. Contohnya sawah berteras, taman, atau tempat sakral yang berhubungan dengan religi. Saat membaca mengenai tema tersebut saya langsung teringat pada salah satu rumah bersejarah favorit saya di Adelaide: Carrick Hill.

Carrick Hill yang terletak di kaki perbukitan Adelaide Hills merupakan museum rumah bersejarah yang memiliki luas 40 hektar. Terdiri atas rumah utama, beberapa bangunan tambahan seperti istal kuda, taman bergaya Edwardian (yang sangat luas) dan 26 hektar area native bushland! Cocok banget kan sama tema 'museums and cultural landscapes'.

Lahan Carrick Hill sendiri sebenarnya merupakan hadiah pernikahan untuk Lady Ursula Barr-Smith dari ayahnya, saat Ursula menikah dengan Sir Edward (Bill) Hayward di tahun 1935. Pasangan tersebut kemudian berbulan madu ke Inggris dan memborong bagian-bagian rumah Tudor Inggris abad ke-17 dari Staffordshire. Bagian-bagian rumah tersebut kemudian di bawa ke Australia, didesain ulang dan didirikan hingga menjadi Carrick Hill. Kini Carrick Hill dijadikan museum rumah bersejarah untuk melestarikan contoh bangunan (rumah) sekaligus 'gaya hidup' dari masyarakat kelas atas Australia di pertengahan abad 20.

Di tahun 2007-2008 lalu saya pernah 2x berkunjung ke Carrick Hill, and I instantly falling in love with that house! Siapa yang gak akan jatuh hati dengan rumah bergaya Tudor Inggris yang dibangun di atas bukit dan dari halaman belakangnya terlihat kota Adelaide serta laut di kejauhan. Serasa hidup di dalam dongeng-dongeng Enid Blyton! Menikmati pemandangan dari taman belakang rumah, rasanya kota Adelaide cuma milik saya sendiri!

Berkunjung ke Carrick Hill juga membuat saya langsung berkhayal gimana rasanya hidup jadi Lady Ursula Barr-Smith Hayward. Konon katanya di Carrick Hill dulu sering diadakan pesta-pesta dengan makanan lezat, wine, musik dan dansa.

Waterloo Staircase nya Carrick Hill dengan ruang makan di kejauhan Photo courtesy: http://www.carrickhill.sa.gov.au

Saya ingat di dalam rumah ada ruangan besar yang dihiasi dengan tangga megah - namanya Waterloo staircase (salah satu bagian rumah yang di impor dari Inggris). Saya juga ingat di lantai bawah ada ruang makan yang mewah, perpustakaan, dapur, dan ruangan kecil di sisi bawah tangga untuk ruang telepon (kalau tidak salah ingat hehe). Interiornya mirip setting film ala-ala film dari cerita-cerita Jane Austen.

Sedangkan di lantai 2 ada kamar tidur (master bedroom) dan kamar mandi. Kalau tidak diterangkan oleh pemandu, saya akan berfikir bahwa kamar mandinya 'edisi baru' alias belakangan dibuat. Ternyata tidak! Walaupun bergaya tudor mannor abad-17, Carrick Hill juga dilengkapi dengan teknologi canggih tahun 1930an. Kamar mandi salah satunya yang dibuat 'canggih', misalnya ada gantungan handuk yang dilengkapi dengan pemanas, dan shower dengan bilik kaca.

Kamar mandi master bedroomnya Carrick Hill yang modern Photo courtesy: http://www.carrickhill.sa.gov.au

Saat melaksanakan tur, pemandu juga menyelipkan cerita-cerita ringan seperti kebiasaan Lady Ursula Hayward mengobrol dengan bocah pengantar roti di dapur. Jujur cerita lengkapnya saya sudah lupa sekarang hehe. Tapi yang jelas saya ingat rumah tersebut dihiasi juga dengan lukisan-lukisan mahal karya Paul Gauguin, Hans Heysen (pelukis terkenal asal South Australia), dan seniman lain. Oya, foto-foto interiornya terpaksa saya 'pinjam' dari website resminya Carrick Hill karena seingat saya pengunjung tidak diperbolehkan foto-foto di dalam rumah.

Walaupun tahu bahwa formal garden nya Carrick Hill bergaya Edwardian (gaya taman Inggris banget deh) dan didesain sendiri oleh Lady Ursula Hayward, saya tidak terlalu menjelajahi taman nya saat 2x berkunjung kesana. Maklum, orang Indonesia malas jalan kaki jauh-jauh hehe. Padahal di tamannya ada story book trail. Yakni fitur-fitur yang diambil dari buku cerita anak-anak (Inggris). Misalnya ada rumah Hobbit dari ceritanya J.R.R. Tolkien (Lord of the Ring), jembatan troll dari cerita Three Billy Goats Gruff, lampu dari cerita The Lion, the Witch and the Wardrobe (Narnia), sarang laba-laba dari cerita Charlotte's Web, dan fitur-fitur lain dari cerita-cerita lain seperti The Secret Garden dan The Jungle Book.

Kalau lihat di website nya, sekarang di Carrick Hill juga ada cafe keren dan Australian Museum of Gardening. Jadi pingin kesana lagi deh!

Komentar


Ā© 2023 by NOMAD ON THE ROAD. Proudly created with Wix.com

bottom of page